- Tanggal 16 September 2026
Mengenal 4 Rukun Umrah: Jangan Cuma Tahu Cara Berangkatnya
Banyak orang yang sudah mulai mencari informasi tentang umrah biasanya fokus pada hal-hal seperti harga paket, hotel, tiket pesawat, dan jadwal keberangkatan.
Padahal, ada hal yang jauh lebih penting untuk dipahami sebelum berangkat: mengetahui rukun umrah.
Rukun umrah adalah rangkaian amalan yang menjadi bagian pokok dalam pelaksanaan umrah. Karena itu, calon jamaah sebaiknya tidak hanya mempersiapkan koper dan dokumen perjalanan, tetapi juga memahami apa saja yang akan dilakukan selama menjalankan ibadah.
Secara umum, ada 4 rukun umrah, yaitu ihram, tawaf, sa'i, dan tahallul.
1. Ihram
Ihram merupakan rukun pertama dalam umrah.
Sederhananya, ihram adalah niat untuk melaksanakan ibadah umrah yang disertai dengan masuknya seseorang ke dalam keadaan ihram.
Sebelum sampai pada miqat, jamaah perlu mempersiapkan diri, termasuk membersihkan diri dan mengenakan pakaian ihram bagi laki-laki. Setelah sampai di miqat atau sebelum melewatinya, jamaah berniat umrah.
Setelah berniat, jamaah harus memperhatikan berbagai larangan ihram yang berlaku selama berada dalam keadaan ihram.
Jadi, ihram bukan sekadar soal memakai kain putih. Yang paling penting adalah niat dan menjalankan ketentuan selama berada dalam keadaan ihram.
2. Tawaf
Setelah sampai di Masjidil Haram, jamaah melaksanakan tawaf, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran.
Tawaf dimulai dari arah Hajar Aswad dan setiap putaran dilakukan dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri jamaah.
Dalam pelaksanaannya, jamaah dianjurkan untuk menjaga kekhusyukan, memperbanyak doa dan dzikir, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi sedang padat.
Tawaf bukan perlombaan. Yang utama adalah menjalankannya dengan tenang dan mengikuti tuntunan ibadah yang benar.
3. Sa'i
Rukun berikutnya adalah sa'i, yaitu berjalan atau berlari kecil antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak 7 kali perjalanan.
Sa'i dimulai dari Safa dan berakhir di Marwah.
Ibadah ini mengingatkan kita pada kisah Siti Hajar yang berusaha mencari air untuk putranya, Nabi Ismail .
Dari sini kita bisa belajar bahwa ibadah juga mengajarkan tentang ikhtiar, kesabaran, dan tawakal kepada Allah.
Jamaah laki-laki disunnahkan melakukan lari kecil di area tertentu yang ditandai dengan lampu hijau, sementara jamaah perempuan berjalan seperti biasa.
4. Tahallul
Setelah menyelesaikan sa'i, jamaah melakukan tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut.
Bagi laki-laki, mencukur seluruh rambut kepala (halq) lebih utama daripada sekadar memendekkannya (taqsir), sedangkan perempuan memotong sebagian rambutnya.
Dengan tahallul, jamaah keluar dari keadaan ihram dan rangkaian rukun umrah pun selesai.
Jadi, Jangan Cuma Siapkan Koper
Umrah memang merupakan perjalanan menuju Tanah Suci. Tetapi di balik perjalanan tersebut ada ibadah yang perlu dipahami dan dipersiapkan.
Mulai dari ihram, tawaf, sa'i, hingga tahallul, setiap rangkaian memiliki ketentuan dan makna yang penting untuk dipelajari.
Karena itu, sebelum berangkat, luangkan waktu untuk belajar manasik dan memahami tata cara umrah. Dengan bekal ilmu, insyaAllah kita bisa menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan tidak hanya mengikuti rombongan tanpa memahami apa yang sedang dilakukan.
Bismillah, semoga Allah memberikan kita ilmu yang bermanfaat, memudahkan setiap langkah menuju Baitullah, dan mengundang kita menjadi tamu-Nya.
Aamiin ya Rabbal 'alamin.